setingginya mimpiku
meski ku tak tau seberapa kuat tanganku untuk menyentuhnya
seperti aku yang tak pernah mampu berlari
menaklukkan bayanganku.. ....
aku serasa hanya diam
sekalipun peluh tak lagi tersisa dan kini menjadi darah
sekuat apapun kuberlari hingga kaki bersimbah darah
sekencang apapun kuberteriak agar semangat sudi peluk tubuh lebamku
hingga kini parau suaraku
aku hanya diam
terasa tak pernah ada perubahan sekecilpun.. ....
ibarat satu titik tinta
melambai-lambai diantara puluhan lembar kertas dibawahnya
tak berarti apa-apa
tak 'kan ada perubahan karnanya... ...
semangatku runtuh
ketika kutengok lagi siapa yang tersenyum didalam cermin
apa yang kupunya ?
sehingga begitu berani terbangkan mimpi melebihi tinggi bulan
sungguh tak pantas !!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 comments:
Posting Komentar